Kopi nikmat berbalut milk froth atau busa susu

Blog Single

Setahu saya, yang namanya cappucino itu pasti ada busa halus di atasnya, yang mengembang dengan taburan brown sugar. Tapi kalau tidak ada busanya itu sih Cuma kopi susu biasa. Pasti Coffindo lovers setuju kalau cappucino yang menarik itu adalah busanya dan rasa lembutnya yang tidak menebarkan rasa kelat di lidah walaupun berbahan dasar kopi espresso.

Busa susu yang ada di permukaan Cappucino, Mochacino dan Latte akan membuat Coffindo lovers merasa hangat dan nyaman, dan selain itu juga memberikan tampilan cantik pada kopi Coffindo lovers.

Lalu mengapa bisa susu yang dicampurkan pada kopi bisa membentuk busa yang mengembang di atas minuman?

Busa yang ada di permukaan kopi berasal dari susu, hal ini terjadibila susu dididihkan terlebih dahulu. Ya memang itu tujuannya, untuk mendapatkan busa tersebut susu memang harus dididihkan terlebih dahulu hingga berbusa, busa ini muncul karena kandungan protein pada susu.

Protein pada susu memiliki dua sifat yang ada bersamaan, sifat pertama yaitu tertarik pada air (hidropolik), sedangkan sifat lainnya bersifat ditolak oleh air (hidrofobik). Karena di dalam susu bagian paling besar adalah air maka hidrofobik kalah dan menghilang dari susu. Susu ini sama dengan telur yang digoreng, ketika telur belum masak, bentuknya adalah cair, begitu masak dia akan mengeras dan padat. Hal ini bisa kalian lihat pada busa susu yang terbentuk. Susu yang terkena udara dalam keadaan dingin busanya akan lebih kecil dibanding dengan busa susu yang dihasilkan dari susu yang mengalami proses pemanasan.

Lalu, mana yang lebih baik: skim milk atau whole milk?

Hal pertama tentu pertanyaan yang terlontar adalah susu yang bagaimana yang cocok untuk dibuat menjadi milk froth atau busa susu? Susu memang ada dua jenis yaitu whole milk dan juga susu skim. Whole milk adalah susu utuh tanpa pemisahan antara protein dengan lemak, sementara susu skim adalah susu yang memiliki kandungan hampir seluruhnya adalah protein saja.

Tentunya kedua susu ini bisa digunakan hanya saja masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri yang disukai oleh masing-masing penggemarnya. Bila cappucino Coffindo lovers menggunakan susu whole milk maka rasa yang dihasilkan tidak begitu intens namun rasa ini mampu bertahan lama, jadi Coffindo lovers bisa dengan santai menikmati secangkir cappucino di pagi hari.

Namun bila menggunakan susu skim untuk cappucino Coffindo lovers maka rasanya akan sangat intens. Tapi sayangnya rasa ini tidak bertahan lama, sehingga akan membuat Coffindo lovers menjadi ‘terburu-buru’ untuk menghabiskan minuman Coffindo lovers.

Kedua susu ini memiliki penggemarnya masing-masing, jadi ya terserah Coffindo lovers mau pilih susu yang mana.

Microfoam? Apa itu?

Tentunya Coffindo lovers akan menyukai cappucino dengan rasa yang lembut dengan busa susu yang lembut pula. Nah, busa susu yang lembut dan halus (disebut microfoam) bahkan hampir tidak berbentuk busa karena terlalu halus busanya. 

Namun keberadaan microfoam ini memang cocoknya di minuman dengan campuran susu. Kesukaan orang-orang Australia dan New Zealand adalah ada microfoam di atas cappucino mereka dengan ditambahi oleh cokelat bubuk di atasnya sebagai ganti brown sugar. Sementara orang-orang Amerika berpendapat bahwa cappucino lebih berbusa dibanding dengan Latte.

Orang-orang Italia sendiri lebih suka minum kopi tanpa busa apapun di atasnya. Kalau Coffindo lovers bagaimana? Suka dengan busa susunya atau lebih suka kopi susu biasa? Kalau saya sukanya kopi hitam gayo, hahaha.


Share this Post:

Related Posts:

Gratis Voucher
BrewersCoffee Shop Start Up