Yuk Kenali! Beberapa Proses Pembuatan Biji Kopi

Blog Single

Beberapa perusahaan kopi akan terus berinovasi dalam menciptakan beberapa varian rasa kopi yang enak dan berkualitas. Tentu saja, kualitas kopi yang dihasilkan akan sangat bergantung pada proses pengolahannya yang harus sempurna dan sesuai dengan standar produksi kopi yang baik dan benar.

Setelah kopi dipanen, buah kopi dalam bentuk Cherry akan diproses ke tempat penggilingan kopi untuk memisahkan biji kopi dari daging buah kopi (cherry). Kemudian biji kopi dikeringkan diatas sinar matahari langsung agar kualitas yang dihasilkan lebih terjamin dan alami, sehingga siap untuk dijual.

Sebagai perusahaan kopi terbesar di Indonesia, Coffindo sangat teliti dalam menjalankan proses produksi biji kopi terbaik. Oleh karena itulah, Coffindo memegang kendali penuh atas produksi kopi dari hulu ke hilir. Mulai dari pembukaan lahan, pembibitan, penanaman kopi, perawatan kopi, petik panen kopi, pengolahan kopi, hingga ke pengemasan dan pemasaran.

Secara singkat, inilah beberapa proses atau tahapan pembuatan biji kopi yang layak anda ketahui dan menjadi standar utama yang  biasanya dilakukan agar dapat menghasilkan produk kopi terbaik.

 

1. Natural Process atau Dry Process

Natural Process atau Dry Process adalahproses alami pengeringan kopi dengan cara menjemur kopi di bawah terik matahari. Dalam pengerjaannya, biji-biji kopi harus dibolak - balik agar proses pengeringan menjadi merata.  

 

2. Washed Process atau Wet Process

Pada bagian ini, kulit daging kopi yang menempel pada biji kopi akan dihilangkan (dipisah). Setelah dipanen, buah-buah kopi (cherry kopi) terlebih dahulu disortir  dengan cara merendamnya di dalam air. Buah kopi yang mengapung dan mengambang akan dibuang, sedangkan yang tenggelam dan terendam akan digunakan untuk selanjutnya diproses pada tahapan selanjutnya.

 

3. Hybrid Process

Proses ini biasanya dilakukan di negara Amerika Latin. Seusai dipanen, buah kopi dikupas dengan mesin canggih pembuang kulit kopi. Biji kopi kemudian dijemur di meja pengering.

 

4. Semi - Washed (Wet Hulled).

Proses ini lebih dikenal dengan istilah ‘giling basah’. Maksudnya, dua kali proses pengeringan. Sebagian besar petani kopi berskala kecil di Sumatera, Sulawesi, Flores dan Papua menggunakan teknik ‘giling basah.’ Metodenya, petani kopi menghapus/menghilangkan kulit luar ceri buah kopi dengan menggunakan mesin pulping.

 

Proses pengolahan kopi yang sesuai dengan standar tentu saja akan menghasilkan kualitas kopi yang berkualitas. Namun, ada beberapa tahapan pengolahan kopi yang berbeda karena terkait dengan budaya dan kebiasaan di beberapa daerah di Indonesia maupun dunia.

Coffindo sangat menjaga agar kualitas kopi yang dihasilkan dengan terus memperhatikan standar pengolahan kopi secara teliti. Terlebih lagi, Coffindo terus berkomitmen untuk memperkenalkan kopi Indonesia yang tak kalah enak dan berkualitas dibandingkan kopi – kopi lainnya.


Share this Post:

Related Posts:

Gratis Voucher
BrewersCoffee Shop Start Up